Kegiatan Posyandu Balita Delima 1

Kader memberikan pengarahan

Terlihat sedang memberikan pengarahan untuk orang tua balita di Posyandu Delima 1. Ft. By. Budi Anggatia

Purwajaya, 16 sepetember 2019. Posyandu adalah adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Posyandu merupakan salah satu Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM). Jadi, Posyandu merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan dengan penanggung jawab kepala desa. A.A. Gde Muninjaya (2002:169) mengatakan: ”Pelayanan kesehatan terpadu (yandu) adalah suatu bentuk keterpaduan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di suatu wilayah kerja Puskesmas.

Tempat pelaksanaan pelayanan program terpadu di balai dusun, balai kelurahan, RW, dan sebagainya disebut dengan Pos pelayanan terpadu (Posyandu)”. Konsep Posyandu berkaitan erat dengan keterpaduan. Keterpaduan yang dimaksud meliputi keterpaduan dalam aspek sasaran, aspek lokasi kegiatan, aspek petugas penyelenggara, aspek dana dan lain sebagainya. (Departemen kesehatan, 1987:10).

Antusias warga

Terlihat berkumpul orang tua balita dan antusias mendengarkan pengarahan tentang arti pentingnya Posyandu bagi balita. Ft. By Budi anggatia

Dengan dasar tersebut Posyandu Delima 1 mengadakan kegiatan rutin yang di lakukan 1 bulan 2 kali. Dalam hal ini Reni Damayanti sebagai Bidan Kampung di Purwajaya mengadakan giat Posyandu sebagai salah satu kegiatan rutinan yang bertujuan antara lain:

1. Penimbangan berat badan secara rutin. Hal ini sabgat di anjurkan oleh banyak pakar dan ahli dibidang kesehatan. Maka dari itu penimbangan anak harus dilakukan secara rutin untuk mengetahui perkembangan pada anak apakah dalam tiap bulannya mengalami perkembangan atau penurunan.

2. Pemberian kapsul Vitamin A. Dikutip dalam posyandu.co.id, Dinas Kesehatan biasanya memanfaatkan Posyandu sebagai sarana membagi kapsul vitamin A secara gratis untuk Mama dan balita. Ada juga tablet penambah zat besi untuk Mama yang masih dalam masa nifas selepas melahirkan.

Bidan Reni Damayanti

Terlihat duduk Bidan Reni Damayanti sedang duduk dan mendata balita yang datang ke Posyandu Delima 1 Kampung Purwajaya. Ft. By Budi anggatia

3. Tumbuh kembang anak terpantau dengan baik. Tak hanya penimbangan berat badan secara rutin, Posyandu juga menjadi sarana memantau tumbuh kembang anak. Jika ada masalah kesehatan atau kondisi tidak wajar, kader Posyandu bisa langsung menghubungkan ke Puskesmas untuk pelayanan lebih lanjut. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat kelas menengah ke bawah yang sering kesulitan masalah biaya.

4. Interaksi langsung dengan kader kesehatan. Karena diselenggarakan hanya sekali dalam sebulan, biasanya Posyandu disertai dengan kegiatan penyuluhan kesehatan dari petugas Puskesmas. Tak jarang dokter anak yang aktif di kegiatan sosial ikut turun langsung guna melakukan pemeriksaan gratis dan berbagi pengetahuan dengan para Mama.

Kader Posyandu

Sedang duduk dua kader Posyandu balita kelompok Delima 1 terlihat sedang berbincang membicarakan program berkelanjutan. Ft by Budi anggatia

5. Berbagi pengalaman dengan sesama mama. Sebagian besar kader Posyandu adalah para Mama di wilayah tersebut, yang anaknya sudah berusia di atas 5 tahun hingga dewasa. Mereka yang peduli dengan kesehatan anak dan kesejahteraan keluarga, mendedikasikan waktu dan pengetahuannya untuk menggerakkan Posyandu. Sebagai Mama baru, datang ke Posyandu sangat bermanfaat untuk mendengarkan pengalaman dari para Mama senior. Sekaligus bersosialisasi dengan Mama lain yang mungkin sehari-harinya sulit ditemui karena sibuk bekerja. Si Kecil pun akan semakin mengenal lingkungan tempat tinggalnya, bertemu dengan tetangga, dan anak-anak sepantaran.

Maka dari pada itu Posyandu Balita sangat sangat digalakkan dengan tujuan tumbuh kembang anak dapat terpantau dengan baik dan dapat diketahui masalah yang terjadi pada perkembangan anak.

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan