Selamat Tinggal Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie

Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie. 

Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie Saat menjabat sebagai Wapres RI

Dengan mengucapkan Innalilahiwainailahi rajiun. Kepala kampung dan segenap aparatur kampung beserta msyarakat kampung Purwajaya turut beduka cita atas meninggalnya Bapak Presiden RI yang Ke-3. Ya kita tentu nya tak asing dengan sosok yang sangat familiar tersebut.  Adalah Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie.

Pemasangan bendera

Sedang memasang bendera setengah tiang, Sekar aparatur kampung Purwajaya didepan kantor kampung. 12 September 2019.

Selain dikenal sebagai Presiden RI ke-e Sosok beliau dikenal juga dengan seorang yang dapat merancang Pesawat Terbang. Beliau lahir di Parepare, 25 Juni 1936 adalah tempat dan tanggal lahir BJ Habibie atau yang mempunyai nama lengkap Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie. Beliau merupakan anak ke empat dari delapan bersaudara, orangtuanya bernama Alwi Abdul Jalil Habibie (Ayah) dan Raden Ajeng Tuti Marini Puspowordjojo (Ibu).

Ayah dari BJ Habibie adalah seorang ahli pertanian yang berasal dari etnis Gorontalo berdarah Bugis, dan ibunya beretnis Jawa yang merupakan anak dari spesialis mata di Yogya yang bernama Puspowardjojo.

Dari biografi BJ Habibie dapat diketahui bahwa beliau tumbuh dalam keluarga yang religious. Ayahnya, Alwi Abdul Jalil selalu membacakan ayat suci Al-qur’an setiap harinya. Bahkan Habibie sendiri mengatakan bahwa ia selalu merasa tenang apabila sang ayah membacakan Al-qur’an di hadapannya.

Bendera setengah tiang

Foto setelah pemasangan bendera setengah tiang depan balai kampung Purwajaya.

Dari berbagai prestasi yang ia peroleh mulai dari mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional beliau juga dikenal karena membuat pesawat yang melebihi 20 kali kecepatan suara.Segudang penghargaan juga pernah diraih Habibie di bidang kedirgantaraan. Habibie menerima Award von Karman pada tahun 1992. Penghargaan tersebut setara dengan hadiah Nobel.

Adapun prestasi dari pesawat buatanya diantara lain adalah :

1. Pesawat N-250 merupakan pesawat penumpang sipil rancangan asli IPTN yang kini berubah nama menjadi PT Dirgantara Indonesia. Pesawat ini menggunakan kode N, yang tidak lain adalah Nusantara, memperlihatkan desain, produksi, dan segalanya dikerjakan di Indonesia. Pesawat ini merupakan ide dari BJ Habibie. Habibie mempertimbangkan pembuatan pesawat tersebut, salah satunya karena pesawat saingannya Fokker F-50 sudah tidak diproduksi lagi disebabkan perusahaan industrinya, Fokker Aviation telah gulung tikar pada 1996. Pesawat N-250 diluncurkan pada 1995 dan menjadi bintang pameran pada saat Indonesian Air Show 1996 di Cengkareng.

2. Pesawat R-80 dirancang oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI). PT Regio Aviasi Industri (RAI) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perancangan, pengembangan, dan manufaktur pesawat terbang. Perusahaan ini didirikan oleh BJ Habibie bersama putra sulungnya Ilham Akbar Habibie. Perusahaan ini khusus mengembangkan pesawat R80 yang merupakan lanjutan dari pesawat N250 yang juga hasil ciptaan Habibie. Pesawat buatan Habibie direncanakan akan diterbangkan pertama kali di Bandar Udara Internasional Kertajati, Jawa Barat, yang masih dalam tahap pembangunan. Pesawat ini dirancang dengan teknologi terbaru dan super canggih dengan tingkat keamanan yang tinggi bagi penumpang. Tak seperti pesawat pada umumnya, Pesawat R80 dilengkapi dengan teknologi fly by wire yang menggunakan sinyal elektronik dalam memberikan perintah. Fly by wire adalah sebuah sistem kendali yang menggunakan sinyal elektronik dalam memberikan perintah.

3. BJ Habibie disebut juga pernah ikut mendesain pesawat angkut militer TRANSALL C-130. Pesawat tempur ini punya empat turboprop sayap tinggi (high wing) yang bertugas sebagai pesawat angkut militer utama untuk pasukan militer di banyak bagian dunia. Mampu mendarat dan lepas landas dari runway yang pendek. Awalnya pesawat ini adalah sebuah pengangkut tentara dan pesawat kargo yang sekarang ini juga digunakan untuk berbagai macam peran, termasuk infantri airborne, pengamatan cuaca, pengisian bahan bakar di udara, pemadam kebakaran udara, dan ambulans udara. Sekarang ini ada lebih dari 40 model Hercules, termasuk beberapa kapal senapan, dan juga digunakan lebih dari 50 negara.

4. BJ Habibie juga andil dalam pembuatan pesawat Do 31. Pesawat ini merupakan jet transportasi eksperimental VTOL Jerman Barat yang dibangun oleh Dornier. Pesawat ini adalah pesawat transportasi berbaling-baling tetap pertama yang mampu tinggal landas dan mendarat secara vertikal.

Tak hanya dari luar negeri, penghargaan juga datang dari dalam negeri salah satunya diberikan oleh ITB. Kampus tempat beliau menimba ilmu tersebut memberi penghargaan tertinggi yaitu Ganesha Praja Manggala Bhakti Kencana. Pemerintah Jerman juga tak ketinggalan memberi apresiasi berupa dua penghargaan yakni Das Grosse Verdientkreuz dan Das Grosse Verdenstkreuz Mit Stern und Schulterband.

Bapak Susilo

Terlihat warga sebut saja Bapak Susilo sedang memasang bendera setengah tiang didepan rumahnya untuk penghormatan terakhir kepada Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie.

Dilain sisi masyarakat serta aparatur kampung Purwajaya mengibarkan bendera setengah tiang dengan tujuan untuk menghormati wafat nya Prof. DR (HC). Ing. Dr. Sc. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie.

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan